Kata "Indonesia" berasal dari kata dalam bahasa Latin yaitu Indus yang berarti "Hindia" dan kata dalam bahasa Yunani nesos yang berarti "Pulau". Jadi, kata Indonesia berarti wilayah Hindia kepulauan, atau kepulauan yang berada di Hindia, yang menunjukkan bahwa nama ini terbentuk jauh sebelum Indonesia menjadi negara berdaulat. Pada tahun 1850, George Earl, seorang etnolog berkebangsaan Inggris, awalnya mengusulkan istilah Indunesia dan Malayunesia untuk penduduk "Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu". Murid dari Earl, James Richardson Logan, menggunakan kata Indonesia sebagai sinonim dari Kepulauan India. Namun, penulisan akademik Belanda di media Hindia Belanda tidak menggunakan kata Indonesia, tetapi istilah Kepulauan Melayu (Maleische Archipel); Hindia Timur Belanda (Nederlandsch Oost Indiƫ), atau Hindia (Indiƫ); Timur (de Oost); dan bahkan Insulinde (istilah ini diperkenalkan tahun 1860 dalam novel Max Havelaar (1859), ditulis oleh Multatuli, mengenai kritik terhadap kolonialisme Belanda.

Minggu, 04 Juli 2010

REMAJA TAJIKISTAN REKAM UFO MENGGUNAKAN HP

Seorang remaja Tajikistan tiba-tiba menjadi terkenal, setelah dia menunjukkan rekaman 50 detik piring terbang, yang direkam dengan kamera telepon genggamnya.

Puluhan penduduk Khujand di Tajikistan utara melaporkan melihat sebuah benda terbang tak dikenal (UFO), yang melayang di kota itu pada 22 Maret 2010.

Namun, hanya Bakhtovar Khurshedzod, murid kelas sembilan, yang cukup cerdas untuk memfilmkan kejadian yang tidak biasa itu.

“UFO itu berwarna merah dan dikelilingi oleh sinar putih… Benda itu bergerak pelan ke arah pegunungan, kemudian segera melesat dan tak tampak… Benda itu bukan layang-layang atau pesawat terbang, saya yakin,” kata kantor berita Asia-Plus mengutip pernyataan siswa sekolah itu.

Petugas lalulintas udara setempat membantah mencatat adanya UFO terbang di atas kota pada hari itu. Namun mereka mengakui, radar yang berada di dekat bandara setempat hanya dihidupkan jika diperlukan.

Penduduk setempat mengaku ini bukan UFO pertama yang terlihat di daerah itu. Benda yang sama juga terlihat di atas kota akhir tahun 1990-an, tapi saat itu tak seorang pun yang bisa merekam kejadian tersebut.

Khujand adalah kota terbesar kedua di Tajikistan dengan jumlah penduduk sekitar 149.000. Kota itu terletak tepi Sungai Darya Syr di mulut Lembah Fergana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

next page