Kata "Indonesia" berasal dari kata dalam bahasa Latin yaitu Indus yang berarti "Hindia" dan kata dalam bahasa Yunani nesos yang berarti "Pulau". Jadi, kata Indonesia berarti wilayah Hindia kepulauan, atau kepulauan yang berada di Hindia, yang menunjukkan bahwa nama ini terbentuk jauh sebelum Indonesia menjadi negara berdaulat. Pada tahun 1850, George Earl, seorang etnolog berkebangsaan Inggris, awalnya mengusulkan istilah Indunesia dan Malayunesia untuk penduduk "Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu". Murid dari Earl, James Richardson Logan, menggunakan kata Indonesia sebagai sinonim dari Kepulauan India. Namun, penulisan akademik Belanda di media Hindia Belanda tidak menggunakan kata Indonesia, tetapi istilah Kepulauan Melayu (Maleische Archipel); Hindia Timur Belanda (Nederlandsch Oost Indiƫ), atau Hindia (Indiƫ); Timur (de Oost); dan bahkan Insulinde (istilah ini diperkenalkan tahun 1860 dalam novel Max Havelaar (1859), ditulis oleh Multatuli, mengenai kritik terhadap kolonialisme Belanda.

Jumat, 16 Juli 2010

CAP JEMPOL RAKSASA DITEMUKAN DI MARS

Planet Mars si Planet Merah ini memang selalu penuh misteri dan selalu hangat untuk di bicarakan. Baru-baru ini di planet mars di temukan sebuah gambar yang memiliki resolusi tinggi terbaru berhasil di abadikan sebuah lokasi di Planet Mars, Gambar yang diambil dari sebuah Teleskop milik NASA dengan menggunakan metode High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) terlihat mirip sebuah sidik jari jempol atau cap jempol (fingger print) raksasa yang berukuran sangat besar sekali aktualnya disana.

cap jempol planet 
mars

Gambar di atas seperti lembah atau danau berair yang mengering terlihat sekilas bagai sidik jari jempol tangan. Hal ini menurut para peneliti memprediksi terjadi karena sebuah perubahan siklus alam dan cuaca disana dalam kurun waktu yang sangat panjang, sekilas bila kita amati mirip danau kering yang semula terdapat riak gelombang di tengahnya.

bekas sungai mars

Tampak seperti bekas sungai

bekas sungai 
mengering mars

Gambar lebih detail jika dibesarkan(zoom) memperlihatkan lebih jelas bekas sungai-sungai yang mengering dan bekas arus air mengalir sebagaimana kehidupan dibumi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

next page